Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kemas Kini

Scroll ke bawah untuk post terkini


Blog ini masih dikemas kini...





Showing posts with label Tazkirah-Muhasabah. Show all posts
Showing posts with label Tazkirah-Muhasabah. Show all posts

November 6, 2017

Hakikat (Fitnah Akhir Zaman)

Entry kali ini ialah mengenai perkongsian situasi semasa yang sedang berlaku di sekeliling saya. Sesuatu untuk difikirkan. 

Hari-hari terus berlalu dipenuhi dengan peristiwa2 yang tidak terluah dan biarlah blog ini menjadi mediumnya supaya hati lebih tenang.

Suara dan pengaruh
Hakikat hari ini, orang yang bersuara lantang lebih dipercayai. Si pengadu mengambil kesempatan membesarkan cerita yang tidak benar dan cuba melaga-lagakan.

Perkara yang dikhabarkan disalah erti. Begitu juga dengan hal yang lain, sentiasa dimanipulasi untuk kepuasan si pemilik hati yang cemburu.

Sebenarnya tidak perlu mengadu, semata-mata untuk mendapatkan sokongan manusia sebagai hakim. Hasbunallah Wanikmal Wakil.

Tidak amanah
Terdapat doktor yang diberi kepercayaan merahsiakan privasi pesakit dan keluarga pesakit telah lupa 'akujanjinya'. Tidak ada lagi kepercayaan terhadap professionalism si 'penganalisis' yang hebat di mata manusia.

Rendah akhlak
Hakikat yang lebih menyakitkan, sebuah sekolah agama yang sepatutnya dihiasi dengan akhlak  mulia, sewenangnya memfitnah. Mendengar sebelah pihak tanpa bertanya, tanpa menyiasat. Menuduh tanpa bukti dan  mengecewakan hati suci anak kecil yang sedang belajar tentang hidup. Anak kecil itu akhirnya terpaksa ditukarkan sekolah supaya hatinya terhias dengan akhlak yang mana sedikit sebanyak lahir daripada sahsiah murobbi yang mendidik dengan ikhlas.

Begitulah hakikat dunia hari ini yang terus melakonkan watak seperti yang tertulis skripnya di dalam kitab suci Al-Quran. Kita sudah sampai di penghujungnya. Jauhilah sikap bersangka sangka dan mengadu domba. Moga Allah genggam erat hati saya, jangan pernah lepas pergi. Saya juga manusia yang selalu lalai, saya manusia pendosa. 




- SI BISU YANG TERUS MEMERHATI -

March 9, 2012

Sifat manusia dalam Al-Quran

Peringatan untuk saya dan sebagai perkongsian rakan2 yang sudi melawat, fitrah kejadian manusia.

Sifat manusia tidak akan pernah puas dan cukup dengan apa yang ada. Hiduplah di dalam kesederhanaan, carilah rezeki di dunia ini, harta benda dan pangkat. Berniatlah supaya rezeki2 ini mampu memberi kekuatan dan bekalan bagi mengatur urusan dunia, untuk melengkapkan amal ibadat supaya dapat pula membantu kita menuju jannahNya.

********************************************************************************************************************************
Semak:
********************************************************************************************************************************

1. Asal usul manusia

Dari tanah manusia datang, kepada tanah jua manusia pergi.


"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia daripada suatu sari pati (berasal) daripada tanah. Kemudian Kami jadikan sari pati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." -Surah Al-Mu'minun, Ayat 12-14


2. Tujuan manusia diciptakan 

"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata: Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerosakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau. Tuhan berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." - Surah Al-Baqarah, Ayat 30

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." -Surah Adz-Dzariyat, Ayat 56


3. Tanggungjawab manusia

Patuh apa yang disuruh, tinggalkan apa yang dilarang.

"Apakah manusia mengira, bahawa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa dipertanggungjawabkan)?" - Surah Al-Qiyamah, Ayat 36

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia daripada setitis mani yang bercampur, yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), kerana itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat." - Surah Al-Insaan, Ayat 2

"Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" - Surah Al-Mu'minuun, Ayat 115

Tanggungjawab kita akan dipersoalkan di akhirat kelak.

********************************************************************************************************************************
Mari kita lihat, apa kata Al-Quran tentang makhluk bernama manusia ini:
********************************************************************************************************************************

1. Manusia itu LEMAH


"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah" (Surah An-Nisa, Ayat 28)









---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Manusia itu MUDAH TERPEDAYA


“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” (Surah Al Infithaar, Ayat 6-8)







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
3. Manusia itu LALAI


"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu" (Surah At-takaatsur, Ayat 1)










---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
4. Manusia itu PENAKUT / MUDAH KHAWATIR


"Dan sungguh akan Kami berikan cubaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (Surah Al-Baqarah, Ayat 155)










---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
5. Manusia itu BERSEDIH HATI


“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (Surah Al-Baqarah, Ayat 62)







---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
6. Manusia itu TERGESA-GESA
"Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa (Surah Al-Isra' , Ayat 11)









---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
7. Manusia itu SUKA MEMBANTAH


 "Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata." (Surah An-Nahl, Ayat 4)












---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
8. Manusia itu SUKA BERLEBIH-LEBIHAN


“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (Surah Yunus, Ayat 12)
“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas” ( Surah Al-Alaq, Ayat 6)


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
9. Manusia itu PELUPA


“Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (Surah Az-Zumar, Ayat 8 )


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
10. Manusia itu SUKA BERKELUH-KESAH


“Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (Surah Al Ma’arij, Ayat 20)
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” ( Surah  Al-Fushshilat, Ayat 20)
“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa” (Surah Al-Isra’, Ayat 83)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
11. Manusia itu KIKIR

“Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.” Dan adalah manusia itu sangat kikir.” (Surah Al-Isra’, Ayat 100)








---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
12.  Manusia itu SUKA MENGKUFURI NIKMAT


"Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah)." ( Surah Az-Zukhruf , Ayat 15)


"Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya." (Surah  Al-’Aadiyaat, Ayat 6)





---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
13.  Manusia itu ZALIM dan BODOH


“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, ” (Surah al-Ahzab, Ayat 72)








---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
14.  Manusia itu SUKA MENURUTI PRASANGKANYA


“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Surah Yunus, Ayat 36)








---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
15.  Manusia itu SUKA BERANGAN-ANGAN


“Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu- ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.” (Surah Al-Hadid, Ayat 14)



---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Sifat asal manusia yang dikurniakan Allah sungguh hina lagi dina! Ianya disebutkan dalam Al-Quran. Tetapi Islam telah memberikan jalan penyelesaian kepada segala sifat buruk manusia ini. Sesungguhnya nikmat IMAN dan ISLAM ini bukanlah sesuatu yang boleh dijual beli.


********************************************************************************************************************************
Antara penyelesaiannya ialah:
********************************************************************************************************************************



*  C/P dan diubah dari taufiqsuryo.wordpress.com 
*  Telah disemak rujukannya melalui (Tafsir PIMPINAN AR-RAHMAN Kepada Pengertian Al-
    Quran)

December 16, 2011

Wanita Cantik


Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minima 5 kali sehari dengan air wudhu. Jangan dikeringkan, biarkan menitis dan kering sendiri. Lalu ambillah sejadah, solat, berzikir dan berdo’a.
Untuk menghilangkan stress, banyakkan ‘bersenam’. Cukup dengan memperbanyakkan solat. Ketika solat, kita mengerakkan seluruh tubuh. Lalu berkomunikasi pada Allah SWT dengan zikir dan do’a.
Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya di bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan ‘kata kunci’, “Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii” (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula akhlaqku). (HR Ahmad).- DOA TENGOK CERMIN
Untuk punya bibir cantik , bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takbur.
Agar tubuh langsing , mulus, diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, Isnin dan Khamis. Jika kuat, lebih bagus lagi puasa Nabi Daud AS i.e. selang satu hari. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.
Untuk mengembangkan diri , sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.